Madu sebagai obat batuk herbal
untuk anak 2 tahun
Selain kunyit, madu juga dapat
menjadi obat batuk herbal untuk anak 2 tahun ke atas. Madu dipercaya memiliki
senyawa kimia yang bersifat antiseptik dan antibakteri. Seorang peneliti dari
Selandia Baru mengatakan bahwa madu dapat mengobati infeksi bakteri. Sifat
antibakteri ini dihasilkan dari sifat osmosis, hidrogen peroksida, dan keasaman
yang tinggi.
Madu dapat diminum dengan dosis
yang berbeda bagi jenjang usia anak yang berbeda pula. Untuk anak usia 1 hingga
2 tahun, jika terinfeksi batuk, bisa diberikan1 hingga 2 sendok teh atau
sekitar 10 ml madu pada saat di malam hari. Pemberian madu ini di malam hari
sebelum tidur, dipercaya mampu mengurangi batuk sehingga tubuh bisa
beristirahat dengan tenang dan tidur pun menjadi nyenyak.
Sedangkan jika anak berumur
diatas 6 tahun dapat menggunakan dosis orang dewasa 2 sampai 4 sendok teh madu
setiap hari. Madu sebagai obat batuk herbal untuk anak juga aman untuk ibu
hamil dan menyusui. Ini dikarenakan madu tidak mengandung senyawa kimia
berbahaya yang dapat memberikan efek samping negatif bagi tubuh. Dengan
mengetahui manfaat madu, tidak perlu susah dan panik lagi bagi ibu-ibu muda
untuk menemukan obat yang aman dan sehat untuk buah hati kesayangan Anda.
Setidaknya selama 2700 tahun,
madu telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit melalui aplikasi topikal
(penggunaan luar), tetapi baru-baru ini diketahui senyawa kimia madu memiliki
sifat antiseptik dan antibakteri. Sebagai agen antimikroba madu mungkin
memiliki potensi untuk mengobati berbagai penyakit. Seorang peneliti Selandia
Baru mengatakan madu berguna dalam mengobati infeksi bakteri. Sifat antibakteri
madu dihasilkan oleh sifat osmosis, hidrogen peroksida, dan keasaman yang
tinggi.
Madu juga dapat digunakan untuk
mengurangi sakit tenggorokan, dengan mencampur dengan jus lemon. Madu akan
melapisi tenggorokan sehingga dapat mengurangi ketidaknyamanan. obat batuk
tradisional madu murni sebagai obat batuk tradisional Sebenarnya mekanisme
kerja madu dalam meringankan batuk belum diketahui secara pasti. Para penulis
penelitian mencatat pada tahun 2012 madu mengandung lebih dari 181 bahan alami
yang berbeda diantaranya mengandung antioksidan dan zat yang memiliki sifat
antimikroba (penelitian lain telah menunjukkan beberapa jenis madu dapat menghentikan
infeksi bakteri pada luka ) setidaknya hal itu dapat menjelaskan mengapa madu
dapat membantu meringankan batuk terutama pada anak-anak.
Benarkah kompres madu bisa
menyembuhkan batuk berdahak?
Dikutip dari situs theAsian Parent
Singapura; seorang ibu bernama Rachel Lim mencoba mengaplikasikan metode ini
pada anaknya. Ia menyebutkan bahwa metode ini memang dan menceritakannya di
Facebook. Menurutnya, metode ini memang efektif. Sebagai pengganti minyak
sayur, Rachel memilih menggunakan Virgin Coconut Oil (VCO) dan juga menambahkan
sedikit sari jahe pada campuran madu yang digunakan untuk mengompres.
Pada post Facebooknya ia
bercerita bahwa biasanya butuh waktu 2-3 jam agar bayinya bisa tidur, karena
terganggu batuk berat dan rewel. Jadi, suatu malam ia mencoba kompres madu ini
selama 4 jam. Rachel sangat bersyukur karena ia tidak lagi mendengar nafas
sesak, atau suara dahak yang tertahan. Bahkan sepanjang malam, anaknya tersebut
tidak lagi batuk. Saat di konfirmasi akan ceritanya tersebut, Rachel percaya
bahwa sari jahe yang ia gunakan juga membantu penyembuhan batuk pada anaknya.
Seperti kita tahu, bahwa jahe
telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk meringankan batuk dan
radang tenggorokan.


